Generasi Z, adalah sebuah istilah untuk anak yang lahir pada kisaran tahun 1995 sampai 2010. Lantas, mengapa mereka di sebut sebagai Generasi Z? Apa ada istilah lain sebelum Generasi Z?


Pengelompokan Berdasarkan Tahun Kelahiran


Mungkin kalian akan mengenal sebutan untuk Baby Boomers, X, Y, Z, dan Alpha yang mana istilah istilah itu di gunakan untuk mengelompokan beberapa generasi seperti Baby Boomers yang lahir pada kisaran tahun 1946 sampai 1960 atau Generasi Z yang lahir pada kisaran tahun 1995 sampai 2010. Menurut saya, pengelompokan ini berguna agar setiap generasi bisa dengan mudah memahami karateristik dari setiap generasi. Mereka mempunyai lingkungan dan gaya hidup yang berbeda. maka dari itu, diharapkan dengan adanya pengelompokan ini akan mampu mempermudah setiap generasi dalam memahami satu sama lain.


Karakteristik Generasi Z


Dari yang saya pelajari melalui internet, terdapat karakteristik dari Generasi Z atau bisa kita sebut sebagai Generasi NET yang di sebabkan oleh kelahiran mereka yang dibarengi dengan perkembangan internet yang begitu pesat. Berikut 6 karakteristik dari Generasi Z yang berhasil saya rangkum:


1. Memiliki Ambisi Besar Untuk Sukses


Internet mungkin menjadi salah satu alasan kenapa ada banyak anak pada generasi ini memiliki ambisi yang begitu besar untuk sukses. mungkin karena banyaknya role model yang bisa mereka tiru, juga banyaknya cita cita yang bisa mereka jelajah sehinga mereka bisa dengan mudah mengetahui potensi dan minat mereka masing masing. tidak seperti pada tahun 80-an yang mana akses internet masih terbatas sehingga anggapan untuk menjadi dokter, polisi, hingga tentara masih di anggap keren tanpa mereka tahu jika masih banyak pekerjaan di dunia ini.


2. Berperilaku Instan


Umumnya, Generasi Z enggan untuk membuat proses panjang dalam mencermati suatu masalah. Mereka lahir saat semua sudah ada dan serba instan. Mari kita Ambil contoh seperti saat membuat artikel ini, saya tidak perlu susah pergi keperpustakaan atau bahkan membuat penelitan panjang tentang pengelompokan dan klasifikasi dari setiap generasi karena semua sudah tersedia di internet. Namun menurut saya, hal ini justru membuat banyak dari Generasi Z jadi malas dan enggan susah. Mereka terbiasa dengan sesuatu yang instan, tidak tau jika proses juga bisa dinikmati dan dapat memberikan banyak efek positif.


3. Cinta Kebebasan


Tidak suka diatur atau diperintah jika tidak ada penjelasan secara logis. Otoriter bukan gaya yang pas untuk Generasi Z. Saya pribadi sangat tidak menyukai sistem kampus yang mana pada hari tertentu harus menggunakan seragam yang bahkan menurut saya sangat tidak nyaman. Alasan untuk membiasakan diri menurut saya bukan alasan yang pas untuk saya karena saya berpikir ketika saya kerja nanti, saya tidak akan bekerja pada suatu tempat yang mana mengharuskan saya untuk menggunakan rok span dan sepatu pantofel yang begitu menyiksa kaki saya. Terlebih jurusan yang saya ambil adalah Hubungan Masyarakat yang harus dituntut untuk aktif bergerak, sehingga, seragam yang ditentukan tentu sangat mangganggu untuk fleksibilitas kerja.


4. Percaya Diri


Mayoritas Generasi Z memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Kepercayaan diri mereka juga didukung dengan berbagai media seperti tiktok, youtube, instagram, dan masih banyak lagi.Sikap optimis begitu melekat pada pikiran generasi Z, juga mental optimis yang membuat mereka bisa lebih nyaman dalam menjadi diri sendiri. Generasi Z juga dikenal bisa melihat setiap masalah dalam pandangan yang baik dan positif, tidak ingin terus terlarut dalam kesedihan.


5. Pola Pikir Yang Detail


Mereka cenderung detail dalam berbagai hal. Tidak mau menerima sebuah informasi secara mentah mentah tanpa melakukan sedikit riset. Pemecahan masalah mereka juga begitu diperhatikan. Walau terkesan praktis, Generasi Z sangat detail dan akan melihat suatu masalah secara detail.


6. Ingin Mendapatkan Pengakuan


Jika dicermati dari beberapa poin di atas, umumnya generasi Z jenderung merasa jika diri mereka unik dan pantas untuk diberikan pujian atau apresiasi lain yang begitu mendukung rasa percaya diri mereka. Lingkungan yang mendukung mereka dalam mencari jati diri atau mengenal ketertarikan mereka mampu membuat mereka merasa istimewa. Istilah Edgy kini sering digunakan untuk mereka yang memiliki gaya musik, berpakaian, atau hal lain yang berbeda dari kebanyakan orang. Kembali lagi, mereka ingin mendapatkan pengakuan dari hasil karya dan kerja mereka. Mereka merasa jika semua hal yang mereka lakukan sangat pantas untuk diberikan pujian karena yang mereka kerjakan umumnya hasil dari pikir mereka sendiri.


Setiap Generasi Berbeda


Pada akhirnya, kita tidak bisa menyalahkan atau merasa jika generasi kita adalah generasi terbaik. Dunia terus berubah dan berkembang. Ada banyak faktor yang membuat karakteristik dari setiap generasi akan terus berubah dan berbeda. Sebagai contoh, memaksakan culture dari Generasi X kepada Generasi Z begitupun sebaliknya adalah tindakan yang salah. Saling Memahami dan memaklumi adalah kunci agar dunia bisa tentram dan damai.


Salam dari Generasi Z :)

Comments